Senin, 19 Desember 2011

Cegah Lahirnya Bayi Berbobot Rendah


Bayi yang lahir dengan berat badan rendah akan berdampak pada kondisi kesehatannya di masa dewasa. Biasanya, mereka berisiko tinggi mengalami kegemukan, diabetes, hipertensi, dan penyakit jantung. Bagaimana mencegahnya ???
    Salah satu penyebab permasalahan tersebut karena saat ini Indonesia mengalami isu double burden,yaitu isu kelebihan gizi dan kekurangan gizi.
    Kekurangan gizi tersebut diketahui terkait dengan minimnya asupan nutrisi calon ibu (sebelum hamil) dan nutrisi ibu selama masa hamil, yang akan berpengaruh terhadap produk jadinya, yaitu bayi baru lahir. Telah banyak penelitian ilmiah yang membuktikan bahwa berat bayi saat lahir (baik kurang atau lebih dari yang seharusnya) akan berdampak pada kondisi kesehatannya dimasa depan.
Nutrisi Penting Selama Ibu Hamil
ASAM FOLAT
Asam folat sangat penting sebelum dan selama kehamilan. Asam folat dapat meningkatkan produksi darah dan mencegah terjadinya bayi lahir cacat. Asam folat terdapat pada sayuran berdaun hijau, buah dan sayuran berwarna kuning gelap, kacang merah, kacang polong dan kacang tanah.
KALSIUM
Kalsium sangat penting untuk pembentukan bakal gigi dan tulang janin, serta kontraksi otot rahim. Kalsium dapat ditemukan pada susu, keju, yogurt, dan bayam.
ZAT BESI
Zat besi sangat penting untuk memproduksi sel darah merah sekaligus pencegahan anemia pada ibu dan janin. Daging merah tanpa lemak dan bayam adalah sumber zat besi yang terbesar.
DOCOSA HEXANOIC ACID (DHA)
DHA adalah komponen asam lemak utama pada otak dan berhubungan erat dengan pertumbuhan otak janin. Asupan DHA untuk ibu hamil yang disarankan adalah 200-300 mg/hari. DHA banyak ditemukan pada ikan laut,kuning telur dan susu.
VITAMIN B6, B12 DAN D
Vitamin B6 sangat penting untung mengurangi rasa mual dan muntah pada ibu hamil. Vitamin B12 penting untuk mencegah terjadinya anemia megaloblastik dengan berkolaborasi dengan asam folat.
KALORI
Selama trismester kedua dan ketiga kehamilan membutuhkan 300 kalori perhari. Kalori tambahan ini diperlukan agar beratbadan anda meningkat (total 12 hingga 16 kg selama hamil). Hal ini sangat diperlukan untuk menghasilkan berta badan bayi yang cukup saat dilahirkan.
PROTEIN  
Protein sangat diperlukan untuk membangun, memperbaiki dan mengganti jaringan tubuh. Ibu hamil memerlukan tambahan nutisi ini agar pertumbuhan janin optimal. Protein dapat anda dapatkan dengan mengonsumsi tahu, tempe, daging, ayam, ikan, susu, dan telur.
YODIUM
Yodium sangat diperlukan dalam membentukan kelenjar tiroid adan otak janin. Kelenjar tiroid menghasilkan hormon tiroid untuk pembentukan dan pembelahan sel jaringan pada janin.
MAGNESIUM
Magnesium dapat memperkecil risiko keguguran, lahir prematur, dan risiko keram betis dan perut ibu hamil. Magnesium dan yodium dapat di temukan pada susu ibu hamil.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar