Jumat, 04 November 2011

Program Deret Pada Java


Tuliskan Script berikut di notepad++ atau Jcreator
import javax.swing.*;
public class deret {
                public static void main (String[]args){
                String Varderet=JOptionPane.showInputDialog("Masukkan Angkanya yaa.. ");
                int deret = Integer.parseInt (Varderet);
                for (int i=1; i<=deret; i++)
                {
                                for (int j=1; j<=i; j++)
                                {
                                System.out.print("@");
                                }
                                System.out.println(" ");
                }
                }                             
}
Hasil Output :
@
@@
@@@
@@@@
@@@@@
@@@@@@
@@@@@@@
@@@@@@@@
@@@@@@@@@
@@@@@@@@@@
@@@@@@@@@@@
@@@@@@@@@@@@
@@@@@@@@@@@@@
@@@@@@@@@@@@@@
@@@@@@@@@@@@@@@
@@@@@@@@@@@@@@@@
@@@@@@@@@@@@@@@@@
@@@@@@@@@@@@@@@@@@
@@@@@@@@@@@@@@@@@@@
@@@@@@@@@@@@@@@@@@@@

Process completed.


Logika Program  :
-  Public static void main(String[]args), merupakan pernyataan pembuka sebuah metode pada program (metode ini berfungsi untuk melakukan suatu tugas tertentu dalam kelas).
-  public, disebut sebagai access modifier yang berfungsi untuk mengendalikan ketampakkan terhadap bagian-bagian program yang lain dalam menggunakan kode ini.
-  static, menunjukkan bahwa metode ini bersifat sama untuk semua class.
-  Void, menjelaskan bahwa metode ini bersifat tidak mengembalikan nilai.
-  main, fungsi dari main() dijadikan sebagai sebuah awal pengeksekusian aplikasi Java. Fungsi main ini nanti yang akan bertugas mengeksekusi statement dari System.out.println untuk mencetak atau menampilkan kata atau pernyataan yang diinginkan.
-  Argument args[], merupakan array objek string argument baris-baris perintah pada program.
-  String n=JOptionPane.showInputDialog(“Masukkan Angkanya yaa..  “); merupakan salah satu fungsi package dari library yang berfungsi untuk menampilkan kotak input dialog yang berguna untuk memasukkan suatu nilai sebagai inputan.
-  Int nilai=Integer.parseInt(n);, mendeklarasikan variable nilai sebagai integer dan menyatakan bahwa variabel nilai yang bertipe integer tersebut akan diubah atau diganti menjadi variabel n yang bertipe integer juga dengan tujuan untuk menghasilkan satu variabel yang sama dalam program agar dapat dilakukan proses pemanggilan dan pencetakan hasil.
-  for(int i=nilai;i<=deret;i++), suatu statement perulangan dengan bentuk umum (inisialisasi ekspresi, kondisi loop, dan ekspresi tambahan). Untuk statement perulangan ini dijelaskan bahwa variabel i dengan tipe integer diinisialisasikan sebagai nilai, dengan nilai i lebih kecil=deret, dan i akan mengalami proses penambahan ‘@’.
-  for(int j=nilai;j<=i;j++), suatu statement perulangan dengan bentuk umum (inisialisasi ekspresi, kondisi loop, dan ekspresi tambahan). Untuk statement perulangan ini dijelaskan bahwa variabel j dengan tipe integer diinisialisasikan sebagai nilai, dengan nilai j lebih kecil=i, dan j akan mengalami proses penambahan ‘@’.
-  Lalu, System.out.println, digunakan untuk memanggil fungsi atau metode println() di objek out (merupakan standard ouput) yang berada di objek System. Sedangkan kelas System adalah kelas yang melindungi seluruh fungsionalitas system.
-  System.out.print(”@ “);, setelah pemanggilan fungsi dilakukan pada objek out maka System akan mencetak hasil inputan yang merupakan variabel i dengan penaikan jumlah setiap baris yang dilanjutkan pencetakan spasi pada layar. Pada pemprograman Java, jangan lupa untuk setiap kalimat harus diakhiri dengan titik koma (; semicolon).
-  System.out.println(“ “);, setelah pemanggilan fungsi dilakukan pada objek out maka System akan mencetak spasi atau ruang kosong pada layar.

Contoh program nilai pada Prolog

score:-nl,
write('*****************'),nl,
write('Masukkan Nama  : '),read(Nama),
write('Masukkan NPM   : '),read(NPM),
write('Masukkan Kelas : '),read(Kelas),nl,
write('*****************'),nl,
write('Masukkan Nama Adalah :'),write(Nama),nl,
write('Masukkan NPM Adalah  :'),write(NPM),nl,
write('Masukkan Kelas Adalah:'),write(Kelas),nl,
write('Masukkan Nilai UTS   :'),read(A),
write('Masukkan Nilai UAS   :'),read(N),
write('*****************'),nl,
T is A * 0.70 + N * 0.30,
(T>=90,write('Grade A');
T>=70,write('Grade B');
T>=50,write('Grade C');
T>=20,write('Grade D');
T>=0,write('Grade E')).


Hasil Outputnya :

*****************
Masukkan Nama  : novia.
Masukkan NPM   : 13109457.
Masukkan Kelas : ka25.

*****************
Masukkan Nama Adalah :novia
Masukkan NPM Adalah  :13109457
Masukkan Kelas Adalah:ka25
Masukkan Nilai UTS   :90.
Masukkan Nilai UAS   :85.
*****************
Grade B
true

Kalimat Diksi


Jaringan Informasi pada Lumba-Lumba
Mengungguli Internet

Temuan-temuan seorang ahli zologi telah memandu para insinyur yang membangun jaringan-jaringan rumit seperti World Wide Webdan jejaring kisi-kisi listrik ke arah baru: lumba-lumba. David Lusseau dari Universitas Otago memelajari suatu kelompok yang terdiri atas 64 lumba-lumba hidung botol selama rentang masa tujuh tahun. Ia menemukan di antara mereka adanya suatu tatanan sosial yang mirip dengan yang ada pada manusia dan jaringan buatan manusia.  Telaah matematis Lusseau diterbitkan dalam jurnal Proceedings of the Royal Society. Banyak jaringan rumit, termasuk masyarakat manusia, memiliki ciri-ciri yang memungkinkan pertukaran cepat informasi di kalangan anggotanya.
Kajian oleh peneliti Selandia Baru ini menunjukkan bahwa masyarakat binatang juga tersusun sedemikian rupa sehingga memungkinkan penerusan informasi secara cepat dan efisien.  Makhluk-makhluk berumur panjang seperti gorila, kijang, gajah, dan lumba-lumba hidung botol bergantung pada lingkungan mereka dalam penyampaian informasi. Dalam pengamatan-pengamatannya, Lusseau memusatkan diri pada anggota-anggota kawanan yang lebih sering tampak bersama.  Ia menyadari bahwa kelompok ini terdiri sebagian besar atas betina-betina dewasa, dan mereka berfungsi sebagai pusat-pusat penyampaian informasi bagi masyarakatnya. Untuk mengukur aliran informasi dalam sebuah sistem, cukuplah dengan melihat pada titik-titik pusat yang dilalui aliran informasi itu dan menghitung jumlah unsur yang diperlukan dalam perjalanan itu dari titik pangkal hingga titik ujung.  Lusseau menggunakan teknik pengukuran ini, yang disebut dengan “diameter”.  Ketika hasil-hasil yang diperolehnya menggunakan cara ini dibandingkan dengan data yang diungkapkan oleh Internet, ia mendapati dirinya berhadapan dengan kenyataan yang menakjubkan.
Lamanya penyampaian informasi bertambah ketika sejumlah besar titik yang membentuk hubungan-hubungan pada Internet dibuang.  Ketika hanya 2% simpul dengan kaitan terbanyak pada Internet dikeluarkan dari sistem, diperlukan dua kali jauhnya untuk berjalan dari satu unsur ke unsur lainnya.  Akan tetapi, di kalangan lumba-lumba, keadaannya berbeda. Lusseau memantau lumba-lumba menggunakan tanda-tanda pada sirip-sirip punggung dan mengamati bahwa ketika anggota-anggota yang bertindak sebagai pusat komunikasi meninggalkan kelompoknya, masyarakat lumba-lumba menunjukkan daya tahan yang besar.  Kepaduan masyarakat lumba-lumba tidak terpengaruh oleh ketiadaan anggota-anggota kunci.  Daya tahan ini memungkinkan masyarakat lumba-lumba tetap terus berada dalam keadaan sehat bahkan jika sepertiga anggotanya hilang. Sang peneliti menyatakan bahwa berkat sistem ini, jaringan dapat tetap bertahan bahkan di hadapan bencana kematian.  Lebih lagi, ia berpendapat bahwa sifat-sifat ini dapat diterapkan pada jaringan buatan manusia seperti World Wide Web. Sebagaimana kita lihat, ada penataan pada lumba-lumba yang terlindung lebih baik daripada jaringan komunikasi yang membangun Internet dan berfungsi lebih ampuh pada saat simpul-simpul utama tercerabut.  Adanya ciri seperti itu pada lumba-lumba berarti bahwa aneka syarat mesti diperhitungkan.  Misalnya, beberapa tahap, seperti menghitung beban yang akan ditimpakan pada titik-titik hubungan dalam rangka menata Internet dan menaksir di awal bagaimana keseluruhan jaringan akan terpengaruh jika titik-titik itu tercerabut dari sistem, dilakukan oleh para insinyur jaringan dan ini membuat informasi berjalan dalam sistem seefisien mungkin.  Keberadaan para insinyur yang menghitung dan menata aliran informasi pada Internet menunjukkan adanya kecerdasan unggul yang mengatur jaringan informasi pada lumba-lumba dan banyak mahluk hidup lain sejenisnya di alam.  Tidak dapat diragukan bahwa kecerdasan unggul ini adalah Allah yang Mahatahu, Mahakuasa.
Penciptaan jaringan informasi pada lumba-lumba ini adalah perwujudan dari namaNya yang Maha Pengasih.  Kasih Allah diwujudkan dalam jaringan informasi ini sebagaimana berikut:
Cara makhluk-makhluk hidup seperti lumba-lumba, yang tinggal dalam perairan terbuka dan dekat dengan permukaan, berperilaku sebagai satu kelompok amatlah penting.  Gaya hidup ini memberikan keuntungan dalam hal bersiaga terhadap pemangsa, maupun ketika berburu.  Berkat arus informasi yang sinambung di kalangan betina-betina dewasa di dalam kelompok, anggota-anggota lain dipasok dengan informasi tentang kedudukan mangsa dan pemangsa, yang akibatnya kelompok ini dibantu dalam berperilaku secara padu. Jika aliran informasi pada lumba-lumba ini menjadi timpang karena kehilangan satu lumba-lumba yang diakibatkan oleh pemangsa, maka larinya lumba-lumba lain akan tidak berarti, dan anggota-anggota yang tak berpeluang berkomunikasi akan terpaksa menyebar dan akhirnya menjadi santapan pemangsa-pemangsa lainnya.  Akan tetapi, jaringan informasi yang diciptakan pada lumba-lumba oleh Allah tidak terputus pada saat-saat seperti itu, dan membuat para anggota kawanan bertahan hidup dengan menjaga kepaduan kelompok.




Perbaikan Menjadi Kalimat Diksi
No.
KALIMAT
PERBAIKAN
ALASAN


1.
Kajian oleh peneliti Selandia Baru ini menunjukkan bahwa masyarakat binatang juga tersusun sedemikian rupa sehingga memungkinkan penerusan informasi secara cepat dan efisien
Kajian oleh peneliti Selandia Baru ini menunjukkan bahwa masyarakat binatang juga tersusun sehingga memungkinkan penerusan informasi secara cepat dan efisien
mengulangan kata yang sama artinya dan dapat digunakan salah satunya saja.




2.
Lamanya penyampaian informasi bertambah ketika sejumlah besar titik yang membentuk hubungan-hubungan pada Internet dibuang
Lamanya penyampaian informasi bertambah ketika sejumlah titik yang membentuk hubungan-hubungan pada Internet dibuang
kata 'sejumlah' dan 'besar' sama fungsinya jadi bisa digunakan salah satunya saja



3.
Lusseau memusatkan diri pada anggota-anggota kawanan yang lebih sering tampak bersama
Lusseau memfokuskan diri pada anggota-anggota kawanan yang lebih sering tampak bersama
kata yang digunakan kurang baku



4.
ia mendapati dirinya berhadapan dengan kenyataan yang menakjubkan.
ia merasakan dirinya berhadapan dengan kenyataan yang menakjubkan.
kata yang digunakan kurang baku


5.
Jika aliran informasi pada lumba-lumba ini menjadi timpang karena kehilangan satu lumba-lumba yang diakibatkan oleh pemangsa
Jika aliran informasi pada lumba-lumba ini menjadi terpecah karena kehilangan satu lumba-lumba yang diakibatkan oleh pemangsa
kata yang digunakan kurang baku